Laptop dengan model dimensi yang tipis dengan performa yang bagus bukan hanya dimiliki oleh platform OS Windows,namun juga platform Linux. Kehadiran ultrabook canggih KDE Slimbook II membuktikan bahwa platform open-source Linux mampu bersaing dengan Windows dan dapat berjalan dengan baik di berbagai perangkat modern.Kemudian hal apa saja yang menjadi keunggulan dari perangkat ultrabook KDE Slimbook II ini?

                           Laptop Tipis & Kencang dengan OS Linux


KDE Slimbook II adalah sebuah ultrabook generasi II besutan Slimbook yang tidak lain dan tidak bukan adalah vendor perangkat notebook dan PC berasal Spanyol.KDE Slimbook II ini merupakan hasil kerjasama langsung antara Slimbook dengan pihak tim pengembang KDE desktop. Seperti yang kita ketahui, KDE sendiri adalah salah satu desktop environment populer di sistem operas Linux.

Penampilan luar atau desain fisik pada KDE Slimbook II ini mengingatkan kita pada sebuah laptop tipis milik Apple,yaitu Macbook Air. Dalam laptop ini hadir dengan kondisi balutan casing metal yang kokoh nan kuat dengan warna silver yang elegan. Dimensi laptop ini terbilang kompak dan bobotnya juga ringan, sehingga sangat mendukung mobilitas pengguna.

Hal yang paling menjadi sorotan unik dari KDE Slimbook II yaitu menggunakan sistem operasi GNU/Linux dari varian distro KDE Neon.Pada sistem operasi ini dikembangkan dari basis dasar Ubuntu yang didalamnya telah ditanam dan dilengkapi aplikasi lengkap,seperti aplikasi open source VLC, Kdenlive, DigiKam, Dolphin file manager, dan lain-lainnya.

KDE Slimbook II ini telah hadir dengan layar berukuran sebesar 13,3 inch dengan teknologi IPS yang telah menggunakan resolusi Full HD.KDE Slimbook II ini telah ditenagai oleh dapur pacu Prosesor Intel Core i5 atau Core i7 generasi Kaby Lake dengan memori RAM sebesar 4GB hingga 16GB sesuai dengan varian yang tersedia.

Harga perangkat KDE Slimbook II ini terbilang masih masuk diakal dan lumayan kompetitif, yaitu mulai 699 Euro atau kisaran Rp 11,6 juta. Sayangnya, KDE Slimbook II belum masuk pasar Indonesia.

Baca selengkapnya : "Tutorial Menginstall Tool Kali Linux di Ubuntu"

0 komentar:

Post a Comment

Translate

RSS Feed

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Dark Mode

Popular Posts

Blog Archive