Di zaman serba canggih ini siapa lagi yang tidak mengetahui apa itu istilah ”Kecerdasan Buatan” atau istilah kerennya Artificial Intellegence. Mungkin pada era dahulu istilah ini masih menjadi bahan candaan di lingkungan sekitar kita.Namun istilah ini perlahan menjadi trend dimanapun.Di kalangan para bisnis dan industri AI merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dalam menjalankan roda siklus bisnisnya terutama di perusahaan rintisan (start up).Sementara dikalangan kawula muda AI dikaitkan dengan seperti tokoh-tokoh dalam film barat terminator dll.

Jadi apa itu sebenarnya AI,bagaimana perkembangan sampai detik ini ? bagaimana cara kerja dari AI secara umum? Dan apakah AI bisa mengambil alih profesi dalam kehidupan kita? Untuk lebih lengkapnya mari kita ulas.

Apa itu definisi kecerdasan buatan?

Pengertian dari kecerdasan buatan adalah kecerdasan yang diimbuhkan oleh para pembuatnya ke dalam sebuah teknologi ,sebuah value dari kecerdasan ilmiah yang ada.

Berikut ini adalah beberapa definisi kecerdasan buatan menurut para ahli :

-        Herbert Simon, 1987
Kecerdasan buatan adalah tempat suatu penelitian, aplikasi dan instrusksi yang terkait dengan pemrograman komputer dalam melakukan suatu hal yang menurut pandangan manusia cerdas.

-        Rich dan Knight, 1991

     Kecerdasan buatan adalah suatu studi mengenai bagaimana membuat komputer mampu melakukan hal-hal yang pada saat ini masih bisa dilakukan lebih baik oleh manusia.

Dengan catatan :

Namun pada intinya yaitu bagaimana manusia menciptakan sebuah teknologi yang mampu berfikir seperti manusia pada umumnya.Untuk informasi lebih lengkapnya dibawah ini contoh kecerdasan buatan 

Teknologi AI bukan sekedar berbentuk robot yang mirip dengan manusia.Namun pada dasarnya kita perlu mengetahui jenis teknologi yang termasuk kategori AI .Pada dasarnya ada 3 jenis diantaranya:

-        Symbol Manipulating AI

Bekerja dengan symbol acak pada AI yang satu ini.Symbol manipulating AI masuk jenis klasifikasi yang banyak eksperimennya.Inti dari eksperimennya adalah manusia merekonstruksi pada strata hierarkhis dan logis.Informasi tersebut diproses dari atas,kemudian proses kerjanya berupa dapat dibaca oleh manusia atau pihak developer,koneksinya abstrak dan hasil kesimpulannya logis.

-        Neural AI

Dengan Neural AI, pengetahuan tidak diterjemahkan melalui symbol namun lebih ke saraf neuron buatan dan relasinya semacam otak yang dipulihkan.Informasi yang terkumpul kemudian dipecah menjadi bagian-bagian kecil (disebut neuron) dan kemudian dikoneksikan serta dibangun menjadi kelompok-kelompok.Dengan pendekatan ini disebut sebagai metode bottom-up yang model bekerja dari tahap bawah. Tidak seperti Symbol-manipulating AI yang pertama penulis jelaskan. Jadi,pada akhirnya sistem sarafnya harus dilatih dan distimulasi supaya jaringan saraf bisa mengumpulkan pengalaman dan tumbuh supaya bisa mengumpulkan pengetahuan yang lebih besar.

-        Neural Network

Neural Networks diatur ke dalam lapisan yang terhubung satu sama lain lewat simulasi. Lapisan paling atas adalah lapisan input, yang fungsinya seperti sensor. Sensor yang dimaksudkan disini yaitu penerima informasi yang akan memproses dan meneruskannya ke sistem.Ada setidaknya terdapat dua sistem atau lebih dari dua puluh lapisan dalam sebuah sistem besar lapisan yang tersusun secara hierarkis. Pada lapisan-lapisan itu yang akan mengirim dan mengklasifikasikan informasi lewat sebuah koneksi. Pada bagian paling bawah yaitu lapisan output, yang pada umumnya mempunyai jumlah neuron buatan paling sedikit.

Apakah anda kesulitan memahaminya? Penulis akan memberikan penjelasan sederhananya:

Pada intinya cara kerja AI berdasar pada basic fondasi machine learning.Arti machine learning itu sendiri apa? Artinya, suatu sistem yang membangun pengetahuan dari sebuah pengalaman.Dan proses itulah yang membuat sistem mempunyai kemampuan membuat mendeteksi gambaran pola serta aturan, secara cepat dan akurat.

0 komentar:

Post a Comment

Translate

RSS Feed

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Dark Mode

Popular Posts