5 Tips danTrik Merangkul Generasi Millenial dalam Membeli Produk 


Millenial merupakan  generasi yang lahir di antara tahun 1981 dan 1997, yang terdiri dari orang-orang yang cerdas secara teknologi serta inovatif, namun seringkali tindakan mereka terlalu berhati-hati.

 

Pada saat ini generasi millenial menjadi sebuah kandidat calon konsumen yang paling mendongkrak peranan vital dalam pertumbuhan sektor ekonomi, sehingga  sebagai seorang pelaku penggerak dunia pebisnis, wajib sekali untuk kita untuk memahami karakter dan perspektif generasi ini secara lebih mendalam.

 

Dalam menelusurinya, berikut ini merupakan 5 hal yang perlu menjadi perhatian para generasi millenial ini disaat membuat keputusan pembelian suatu produk:


1.   Rekomendasi dari kalangan teman ataupun internet


5 Tips danTrik Merangkul Generasi Millenial dalam Membeli Produk

 

Disaat sebuah merk (brand) ataupun perusahaan membuat komunitas online dimana kondisi konsumen yang berpikiran serupa dapat berbagi pemikirannya tentang jenis sebuah produk ataupun layanan perusahaan, maka kalangan generasi millenial lebih cenderung menjadi penggemar dari produk yang ditawarkan tersebut.

Contohnya saja adalah iPhone,secara sadar ataupun tidak keputusan kita dalam membeli iPhone pasti sedikit banyak merupakan keputusan yang dipengaruhi oleh orang disekitar kita.

Teman kita mungkin telah menjadi pengguna brand tersebut, ataupun teman kita telah merekomendasikannya sebelum keputusan pembelian dibuat oleh kita.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan selanjutnya :

Meningkatkan percakapan secara nyata di antara pelanggan kita dan dorongan ulasan publik terhadap kualitas produk serta layanan kita.

Mempermudah generasi millenial untuk berbagi dengan teman di lingkungan mereka disaat mereka memilih merek(brand) kita, mendukung dan dorong ulasan eksternal dari situs lain, baik oleh para pengguna forum blogger ataupun anonim.

2. Penganggaran Merupakan Jalan Hidup

5 Tips danTrik Merangkul Generasi Millenial dalam Membeli Produk

Generasi Millenial pada saat ini sangat ketat dengan anggaran(budget) yang dimiliki berkaitan dengan gaya hidup mereka yang sangat berbeda mencolok dengan generasi-generasi sebelumnya.

Millenial mempunyai pola hidup bersifat konsumtif, namun ternyata mereka berusaha untuk bersifat konsumtif dengan cara yang lebih bijak, salah satunya melalui tindakan cicilan.

Apabila bisnis kita menawarkan jenis produk ataupun jasa dalam bentuk nominal yang cukup besar, cobalah untuk berinovasi dalam metode pembayaran. Untuk kedepannya memberikan mereka kemudahan dalam metode pembayaran yang tidak memberatkan.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan selanjutnya :

Menciptakan inovasi dengan cara pembayaran yang simple dan efisien, contohnya: Kita dapat bekerja sama (joint venture) dengan bank untuk memberikan cicilan dalam jangka waktu 6 sampai 12 bulan tanpa harus terkena potongan bunga. Biasanya program bunga sebesar 0% akan sangat menarik untuk kaum millenial.

3. Menilai dari Semua Sudut Pandang

5 Tips danTrik Merangkul Generasi Millenial dalam Membeli Produk

Generasi Millennial menimbang nimbang sebuah produk ataupun jasa terhadap nilai-nilai pada diri mereka sendiri. Dengan demikian, merk yang setara dengan penyebab gejala sosial adalah faktor penarik perhatian terbesar.

Contoh hal yang bagus merupakan Toms Shoes,sebuah perusahaan alas kaki yang mendonasikan sepasang sepatu untuk setiap pasang sepatu yang akan dibeli oleh para konsumen.

Pada akhirnya jenis komitmen ini harus bersikap jujur supaya memiliki efek positif yang berkelanjutan. Ataupun brand starbucks yang mengangkat sebuah tema peduli kanker payudara, dan melalui setiap produk Starbucks pink yang dibeli oleh calon konsumen.

Nilai-nilai yang diangkat oleh pihak perusahaan ternyata sangat memegang peranan vital dalam mempengaruhi keputusan pembelian di kalangan para millenial.

Pada kenyataanya generasi ini cenderung tidak berkeinginan untuk membeli apabila nilai-nilai intern yang dianut perusahaan tidak sesuai seleranya.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan selanjutnya :

Identifikasi nilai-nilai perusahaan kita, menyelaraskan dengan millennial serta mensejajarkan produk kita dengan mereka. mencari cara alternatif untuk mendukung kebaikan bersama – baik pada lingkup komunitas kita ataupun di seluruh dunia.

Menciptakan cara yang unik bersumber secara autentik dari nilai(value) kita sendiri. Mengizinkan para pelanggan untuk terlibat dalam pengembangan usaha ini dan meminta umpan balik (feedback) dari mereka.

4.Mengeksposur secara konstan terhadap Media Sosial

5 Tips danTrik Merangkul Generasi Millenial dalam Membeli Produk

Penelitian mengungkapkan bahwa sebesar 81% generasi millennial yang berada pada platform Facebook, memiliki jumlah rata-rata 250 teman. Mereka juga mempunyai habit untuk memeriksa perangkat mobile dengan rata-rata 43 kali dalam sehari.

Dan sementara itu platform lain juga sedang mengejar akan ketertinggalannya, pada saat ini terdapat platform Twitter yang memberi Millennial sebuah panggung pertunjukan untuk berbagi testimoni kepuasan atau ketidakpuasan mereka.

Bahkan Snapchat dan Instastory,sebuah aplikasi yang didevelopment untuk berbagi pesan gambar, telah menjadi cara paling populer tingkat ketiga untuk konsumen geneasi millennial untuk saling berhubungan satu dengan yang lainnya.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan selanjutnya :

Jangan menggunakan platform media sosial tanpa terlebih dahulu mengidentifikasi tujuan dan sasaran yang dapat membantu kita untuk mencapainya.

Seperti semua saluran media komunikasi, jadilah autentik dan mendorong percakapan pada platform di media sosial. Bersedialah untuk mencoba bentuk baru media sosial (seperti misalnya Snapchat) apabila sesuai dengan para audiens serta sasaran perusahaan kita.

5. Membuat Inovasi Dengan Orientasi yang Jelas

5 Tips danTrik Merangkul Generasi Millenial dalam Membeli Produk

Pada saat ini generasi millennial mungkin lebih berfokus pada aktualisasi diri yaitu dengan mencoba sesuatu hal yang baru, disisi lain mereka tidak akan menjadi pelanggan setia kecuali jika barang tersebut memberikan nilai(value) yang sangat penting dalam hidupnya.

Sebuah perusahaan yang meluncurkan produk terbaru demi sebuah inovasi tidak ada gunanya. Mereka perlu memastikan kembali bahwa inovasi tersebut apakah benar-benar membuat hidup generasi millennial menjadi lebih mudah atau menciptakan lebih banyak lagi kesenangan kepadanya. Hanya dengan pendekatan-pendekatan (approach) itulah yang akan membantu kita dalam mendapatkan loyalitas dari kaum generasi millenial.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan selanjutnya :

Sebelum mengeksekusi ke dalam instrumen investasi ke dalam fitur maupun produk baru yang inovatif, tanyakan kepada diri sendiri apakah itu menambah nilai(value) pada pengalaman pelanggan kita?

Apabila memungkinkan, gunakan langkah inovasi untuk membuat daur hidup pelanggan kita lebih mudah, bukan hanya berfokus pada sesuatu yang mencolok untuk dibahas kedepannya.

Sehingga, pastikan proses bisnis kita menerapkan 5 tips langkah diatas untuk mendapat perhatian secara lebih dari kalangan generasi millenial secara maksimal.Saat kita menerapkan kelima tips langkah tersebut, dan generasi ini tentunya akan mulai untuk mempertimbangkan keputusan dalam setiap pembeliannya lagi.

Namun alangkah baiknya, pastikan kita telah siap dalam segala hal yang akan terjadi, baik itu dalam upaya kuantitas penyediaan barang, inovasi kualitas produk, serta hal-hal lainnya berkaitan dengan biaya operasional.

Apabila kemudian kita membutuhkan pendanaan dalam proses inovasi, pengembangan model bisnis, ataupun hal-hal lain yang berkaitan faktor pendukung kemajuan dari bisnis kita, jangan sungakn untuk mengajukan pinjaman.

 



0 komentar:

Post a Comment

Translate

RSS Feed

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Dark Mode

Popular Posts