Angel Investor Mendanai Startup

Apabila kita mencari pendanaan untuk bisnis yang kita miliki, maka jawaban yang paling relate terletak pada itu angel investor.

Pada konteks ini kita tidak sedang berbicara campur tangan dari Tuhan Yang Kuasa. Angel investor merupakan orang kaya yang berinvestasi pada perusahaan kecil dan berharap di masa depan salah satu perusahaan tersebut menjadi sukses seperti layaknya Google ataupun Facebook berikutnya. Apabila kita bisa mendapatkannya, mereka dapat memberikan suntikan dana yang sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup perusahaan anda.

Pada pendanaan bisnis, kita telah melihat tentang pendanaan usaha dengan menggunakan sumber daya milik pribadimeminjam sejumlah uang ataupun dengan bertanya pada orang-orang sekitar.

Pada saat sekarang saatnya untuk memulai melihat rute ekuitas. Semua pilihan ini bekerja dengan standar dasar yang sama, yaitu kita mendapat pendanaan dari investor dan sebagai gantinya nanti kita akan memberikan sebuah ekuitas (kepemilikan) saham dalam bisnis yang kita miliki kepada investor tersebut. Dilain sisi ada sebuah perbedaan signifikan tentang bagaimana mereka bekerja dalam praktik di lapangan. Sehingga, kita akan melihat aspek-aspeknya secara rinci dan mendetail, dimulai dengan investasi angel.

Esensi dari artikel ini yakni untuk memberikan gambaran kepada kita secara jelas tentang cara kerja investasi angel, serta melihat perspektif sisi kelebihan dan kekurangan dari metode pendanaan pada proses bisnis ini. Sehingga kita juga akan belajar tentang cara menemukan calon angel investor yang tepat dan berkredibiltas baik, cara pengajuan yang tepat kepada diri mereka secara sukses, cara berpartner dengan pola perilaku mereka setelah kita mendapatkan dana yang aman.

1. Apa pengertian dari Malaikat Investasi?

"Angels" merupakan pihak-pihak dengan ketersediaan dana untuk diinvestasikan ke dalam sektor bisnis kecil. Seringkali, mereka adalah pengusaha sukses mandiri yang ingin menginvestasikan sebagian dari kekayaan mereka ke dalam usaha yang menjanjikan.

Apabila kita mengamankan serta melindungi angel investor untuk sistem bisnis kita, maka dibawah inilah keadaan yang akan terjadi:

  1. Angel investor menulis nilai nominal cek dalam jumlah tertentu yang telah kita sepakati. Berapa pun besaran nilainya mungkin saja, dimulai dari beberapa ribu sampai rentang beberapa juta rupiah. Ukuran nilai nominal kesepakatan rata-rata adalah biasanya $520.000, dilansir dari Halo Report.
  2. Dan sebagai imbalannya,para investor mendapat bagian reward dari bisnis yang kita milik, misalnya saja 10%. Kemudian investor tersebut sekarang memiliki bagian dari perusahaan kita dan otomatis mendapat potongan keuntungan masa depan.Bentuk model investasinya juga dapat berupa pinjaman modal awal, tetapi yang lebih cenderung berupa bentuk saham ekuitas.
  3. Tujuan utama investor biasanya yaitu dengan menjual sahamnya di kemudian hari, katakanlah rentang empat tahun ke depan untuk mendapatkan profit yang signifikan. Apabila bisnis kita gagal, maka kita tidak perlu membayar sejumlah uang yang diinvestasikan oleh para investor tersebut, seperti halnya yang akan kita lakukan dalam bentuk pinjaman modal. Semua investor berhak mendapatkan margin hasil sebesar 10% dari nilai perusahaan, entah itu valuasi jutaan dolar atau bahkan nol besar.

Seperti yang kita lihat sebelumnya,strategi ini mempunyai efek risiko tinggi dari perspektif  investor. Apabila bisnis kita gagal, mereka dapat kehilangan semua dana mereka karena diri mereka sering berinvestasi pada perusahaan rintisan yang belum terbukti hasilnya. Tetapi hal tersebut berhasil, dipastikan hasilnya menjadi spektakuler. Visi dan misi mereka adalah menghasilkan nilai profit yang cukup besar atas kesepakatan sukses untuk membatalkan tentang kejadian kerugian mereka atas kegagalan tersebut.

Investasi angel sering dihubungkan dengan Silicon Valley, namun faktanya dipastikan terdapat angel investor di setiap negara. Halo Report menyatakan bahwa hanya kisaran 20%  angel investor berada di wilayah California.yaitu wilayah dengan pertumbuhan tercepat akhir-akhir ini bernama Great Lakes. Terdapat juga angel investor di luar negara AS. Salah satunya yang popular bernama AngelList. Pada situs ini menampilkan beberapa angel investor di  Irlandia, Singapura, Kolombia, India dan banyak negara-negara lainnya.

Mereka berinvestasi terutama pada sektor usaha mikro dengan prospek pertumbuhan tinggi. Dan seringkali mereka memilih perusahaan teknologi rintisan, namun bisa juga di bidang lain seperti misalnya kesehatan dan energi. Suatu hal yang lebih penting untuk seorang angel investor bukanlah tentang industri apa yang sedang dihadapi, melainkan lebih pada prospek pertumbuhan bisnis yang kita miliki.

2. Sisi Benefit dari Angel Investor

Apabila bisnis kita memiliki potensi tinggi namun terkendala pada dana terbatas, angel investor dapat memberikan suntikan dana untuk pertumbuhan yang luar biasa. Berikut ini merupakan beberapa keuntungan pendanaan bisnis kita melalui angel investor.

Ketersediaan Pendanaan

Pihak investor akan sering melangkah ke lokasi tempat yang ditakuti oleh pihak investor lain untuk melangkah maju. Mereka pada dasarnya berkeinginan "masuk ke lantai dasarnya" dengan model bisnis masa depan yang sukses. Mereka merasa nyaman dengan mengambil tantangan dan risiko yang mungkin tidak diinginkan pihak investor lain.

Seorang Mike Markkula menginvestasikan $ 250.000 di  perusahaan Apple Computer pada tahun 1977,  ketika perusahaan tersebut masih berusia kurang dari satu tahun dan hanya menjual beberapa ratus unit komputer. Terdapat rute pendanaan lainnya dan tidak akan tersedia untuk perusahaan rintisan semacam kasus tersebut. Sebagai imbalan atas uangnya, Markkula sendiri mendapatkan kepemilikan sebesar sepertiga dari perusahaan tersebut serta menjadi karyawan ketiganya.

Dengan demikian, salah satu sisi keuntungan utama pihak investor adalah kita akan memperoleh dana mereka disaat bank, modal ventura, dan perusahaan ekuitas swasta tidak menyentuh kita dalam hal pendanaan.

Fleksibilitas

Bank dan perusahaan investasi acapkali memiliki kriteria khusus yang sangat ketat mengenai berapa banyak nilai dana yang akan mereka cairkan, seberapa besar petumbuhan perusahaan harus berkembang kedepannya, dan seterusnya. Angel investor sendiri seringkali lebih fleksibel, mereka dapat menginvestasikan dana dari beberapa total jumlah beberapa ribu dolar sampai beberapa juta. Pada tahapan ini bisa diartikan bahwa investasi angel dapat menjadi pilihan tepat guna untuk berbagai lini bisnis, dimulai dari perusahaan rintisan yang sangat kecil hingga skala perusahaan dengan ambisi yang jauh lebih besar.

Keahlian dan Kontak

Mike Markkula bukan hanya mendatangkan sejumlah dana ke perusahaan Apple. Dirinya juga menyediakan keahlian bisnis dan dapat membantu perusahaan memperoleh dana kredit dan modal utama ventura. Pihak Co-founder Apple, Steve Wozniak menyatakan bahwa Markkula sendiri lebih bertanggung jawab atas kesuksesan Apple dibandingkan apa yang diemban dirinya sendiri atau Steve Jobs.

Banyak terjadi kasus angel investor memainkan peran dan fungsi yang sama dalam memanfaatkan pengalaman mereka miliki untuk membantu perusahaan lain yang mereka investasikan kedepannya. Mereka sering memiliki relasi jaringan kontak yang teramat luas sehingga dapat membantu kita untuk mendapatkan pelanggan atau mitra baru.

 

Tingkat Keberhasilan yang lebih baik

Penelitian yang dilakukan oleh Harvard Business School menemukan fakta bahwa perusahaan yang didanai pihak angel investor memiliki tingkat kelangsungan hidup (survive) yang lebih tinggi, pertumbuhan yang lebih cepat dan pasti, dan lebih mampu untuk mencapai penggalangan dana tambahan dibandingkan dengan perusahaan lain.

Pada kenyataanya saja tidak semua investasi angel selalu berhasil. Dilain sisi dana dan keahlian yang diberikan oleh pihak angel investor pasti dapat membantu perusahaan bertahan pada awal tahun dan mencapai pertumbuhan yang mereka targetkan.

3. Kekurangan sisi Angel Investor

Istilah angel investor mulai bermunculan dari produksi Broadway pada awal abad 20, ketika uang untuk model permainan yang baru sulit untuk didapat dan pengusaha kaya yang mengumpulkan sejumlah dana tampak seperti seorang angel (malaikat).

Angel investor sendiri masih dapat memiliki aura seperti itu untuk bisnis yang sedang berjuang pada saat ini. Namun penting sekali untuk diingat bahwa diri mereka tidak melakukan sesuatu yang kita sukai, terlepas itu dari namanya. Mereka biasanya merupakan orang bisnis yang mencari keuntungan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan bekerja dengan angel investor.

Ekspektasi seorang investor

Angel investor dapat mengambil risiko besar dan mencari sebuah profit yang besar, sesuatu yang sejalan dengan sepuluh kali lipat dari investasi mereka. Hal demikian bukan dikarenakan sifat mereka yang serakah, namun karena banyak sekali jumlah perusahaan skala besar maupun rintisan yang mereka investasikan serta tidak akan mengembalikan proses feed back apapun, sehingga mereka perlu sekali menyerangnya dengan sukses.

Sehingga, apabila kita berkeinginan mencari calon angel investor, kita perlu memiliki bisnis yang bisa memberikan pertumbuhan yang masif dengan pengalokasian dana yang tepat. Kemudian, kita harus memberikan pertumbuhan itu. Apabila tidak, maka kita akan mendapat pressure.

Kehilangan fungsi kendali

Ketika kesepakatan tersebut telah dibuat, secara otomatis angel investor menjadi pemilik bagian dari bisnis kita. Dilain sisi berarti mereka juga akan menanyakan perkembangan progress bisnis kita. Perincian mengenai aspek-aspek apa saja yang dapat dan tidak dapat dilakukan oleh si angel investor akan dideskripsikan dalam perjanjian bisnis kita. Namun kita juga harus siap berkorban setidaknya beberapa kontrol terhadap perusahaan kita sendiri serta bertanggung jawab kepada investor untuk beberapa keputusan strategis kita. Dan di samping itu, kita juga akan kehilangan sebagian besar keuntungan di masa depan. Apabila bisnis kita menjadi besar, maka saham yang kita berikan kepada investor bisa bernilai banyak nominal uang.

Sumber Dana yang Terbatas

Meskipun uang yang diberikan oleh pihak angel investor tampak seperti sebuah berkah untuk kebanyakan bisnis skala rintisan, pada sisi lain tolak ukur investasi mereka sebenarnya kecil dibandingkan dengan beberapa pilihan-pilihan lain yang akan kita lihat pada tutorial selanjutnya, seperti permodalan ventura dan ekuitas pribadi.

Dan biasanya juga berupa satu kali proses kesepakatan.Seorang investor pastinya tidak ingin terus mencairkan uang ke dalam unit bisnis kita kecuali kita dapat menunjukkan profitabilitas yang kuat. Dan umumnya, kita perlu memanfaatkan dana awal secara baik karena tidak akan ada lagi yang menarik untuk mereka saat ke semuanya habis.

4. Cara Mendapatkan dan Bekerja sama dengan Angel Investor

Menemukan calon investor

Apabila kita berpikir akan menjalin kerja sama dengan pihak angel investor, maka step pertama yaitu kita harus menemukannya. Terdapat beberapa platform website yang bertujuan untuk menpertemukan pihak perusahaan dengan calon investor, contoh misalnya AngelListSeedInvest,   FundersClub dan DreamFunded.

Walaupun demikian, dilansir dari Halo Report menyatakan bahwa bagian tiga perempat transaksi investasinya berbasis di negara yang serupa, baik itu dari pihak investor maupun perusahaannya. Sehingga, hal demikian juga berlaku untuk website, dan mereka akan mencari secara lingkup lokal.

Banyak sekali pada negara bagian dan kota(capital) memiliki sebuah "jaringan" lokal mereka sendiri dari pihak angel investor, misalnya ARCHAngels di Ohio, Forum Angels di Silicon Valley, dan New York Angels di New York. The Angel Capital Association memiliki manfaat dan fungsi untuk mendaftar pada area jaringan lokal.

Kita juga dapat menemukan pihak "angel investor" yang secara tidak langsung menyebut dirinya dengan predikat angel, dan bukan bagian dari komponen jaringan atau yang terdaftar dalam direktori. Alangkah baiknya carilah kalangan-kalangan bisnis lokal terkemuka pada bidang yang kita geluti , menghadiri acara konferensi industri, bergabunglah dengan forum/komunitas dagang setempat, dan mulailah untuk menjalin jaringan/network dengan pihak-pihak yang mungkin memiliki dana serta keahlian yang kita cari.

Mengajukan penawaran diri kepada Angel Investor

Membuat penawaran yang sukses kepada calon angel investor adalah tentang mengetahui hal apa saja yang mereka cari.Dan ini harus dilakukan secara personal, dengan melihat kesepakatan antara kedua belah pihak yang telah mereka lakukan pada masa perjanjian, dan meneliti segala apapun yang mereka katakan ataupun ditulis tentang perusahaan tempat dimana mereka ingin berinvestasi. Namun ternyata, ada beberapa panduan umumnya.

Point pertama yang dicari pihak angel investor yakni prospek pertumbuhan yang masif. Namun kita jangan meregangkan rencana sistem bisnis demi membuat mereka yakin bahwa prospek bisnis yang kita miliki akan memberikan profit sepuluh kali lipat uang pengembalian. Perkiraan kita harus realistis dan tentunya dapat dicapai targetnya. Angel investor biasanya melihat keanekaragaman ratusan rencana bisnis dari pemilik perusahaan yang penuh dengan harapan dan mereka dapat menganalisis perkiraan yang tepat secara mudah. Menunjukkan secara persis bahwa kita dapat membuat ramalan bisnis kita dan menjabarkan argumen kasus terbaik maupun terburuknya.

Di luar masalah perihal finansial,pihak angel investor mencari ide-ide yang menarik yang diungkapkan secara jelas dan gamblang. Konsep dari google begitu persuasif sehingga pihak angel investor Andy Bechtolsheim menulis dari para pendirinya cek pendanaan sebesar $100.000 sebelum diri mereka menyelesaikan presentasi mereka. Bahkan apabila kita bukan seperti layaknya Google berikutnya, kita tetap harus memiliki sebuah konsep yang dapat dipahami para investor serta mengungkapkannya dengan cara yang menunjukkan nilai keunggulan dan potensi jangka panjangnya. Apa masalah penting yang dapat dipecahkan dari bisnis kita?

Kita juga perlu menunjukkan strategi out of the box kepada calon investor kita.Pihak Angel investor sendiri tidak mencari komitmen seumur hidup.Pada kenyataannya mereka ingin berinvestasi di perusahaan kita hanya dalam kurun beberapa tahun saja, mungkin rentang lima tahun dan kemudian keluar dengan besaran profit besar yang bisa mereka implementasikan ke perusahaan lain. Tunjukkan secara detail bagaimana mereka bisa melakukan hal tersebut.

Bekerja dengan pihak Angel Investor

Setelah melalui tahap penawarannya sudah berhasil, justru hal tersebut bukan akhir dari segalanya karena justru segalanya baru saja akan dimulai. Kita sekarang harus bekerja dengan mereka setidaknya dalam kurun beberapa tahun ke depan. Faktanya beberapa angel investor pun sebenarnya dalam kondisi lepas tangan, sementara pihak lainnya ingin terlibat secara langsung untuk menjalankan bisnis yang mereka investasikan. Penting sekali untuk mengklarifikasi apa saja komponen dari setiap parameternya.  

Hal demikian berarti telah membaca,kesepakatan awal secara hati-hati untuk melihat kemungkinan besar kekuatan yang kita berikan, lantas kemudian berbicara dengan angel investor untuk mendapatkan suatu gagasan dan ide tentang seberapa banyak mereka berencana untuk terlibat.

Perlu untuk diingat bahwa angel investor seringkali bahwa dapat memainkan peran yang sangat positif walaupun kita tidak ingin kehilangan kendali atas kelangsungan bisnis kita sendiri. Mereka biasanya yang berpengalaman dan telah banyak menjalankan sistem bisnis mereka secara sukses sehingga dipastikan mereka dapat membantu kita segala hal mulai dari arahan yang bersifat strategis hingga penetapan harga dan marketing. Diri mereka seringkali memiliki daftar kumpulan buku alamat besar yang penuh dengan kontak-kontak penting dan berguna untuk membantu membawa bisnis kita semakin berkembang.Pada sisi lain pihak mereka memiliki besaran dana sendiri sehingga selayaknya untuk memiliki saham yang kuat dalam kesuksesan kita. Meskipun kita ingin mempertahankan sebuah kendali tertinggi, jangan terlalu untuk menahan usaha mereka untuk terlibat didalamnya.

5.  Menapaki Langkah Selanjutnya

Jadi tentunya sekarang ini kita sudah mengetahui apa itu sosok angel investor, cara untuk menemukannya serta membuat media promosi yang berhasil, serta cara melakukannya dengan hasil yang sukses. Kita juga telah melihat sisi pro dan kontra berurusan dengan pihak angel investor sehingga kita berada pada suatu posisi yang lebih berprogress dan untuk mengetahui apakah itu tepat guna untuk bisnis kita.

Untuk langkah selanjutnya yaitu mulai meriset keberadaan angel investor di wilayah kita, mencari tahu jenis dan bentuk investasi macam apa yang kita butuhkan, serta membuat penawaran untuk menjalin kesepakatan bersama.

Apabila kita telah memutuskan bahwa pihak angel investor bukan untuk kita, maka tetaplah untuk mengikuti tutorial yang tersisa dalam rangkaian pendanaan(funding) bisnis. Kita memiliki tiga pilihan model pendanaan jenis lainnya untuk kita lihat, diantaranya modal ventura, ekuitas pribadi dan IPO.


0 komentar:

Post a Comment

Translate

RSS Feed

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Dark Mode

Popular Posts