Perspektif tentang Wanita lajang yang Tidak mempunyai Pekerjaan

Bagaimana menurut para pembaca tentang perempuan lajang yang tidak memiliki pekerjaan? Apakah mungkin ada kaum laki-laki yang dapat menerima hal tersebut?

Sebelumnya dijawab: Bagaimana menurut kamu tentang perempuan yang tidak memiliki pekerjaan? Apakah ada laki-laki yang bisa menerima hal tersebut dan menikahinya?

 Dari sudut pandang laki-laki:

·         Apabila dirimu memilih wanita mandiri yang pandai dalam mencari uang sendiri sebagai pasanganmu, maka bersiap-siaplah apabila suatu saat nanti berpegang teguh pada prinsipnya sendiri dan kadang enggan dalam mendengarkan pendapatmu .

·         Apabila dirimu memilih wanita yang penurut serta berdiam di dalam rumah untuk mengurusmu serta anak-anakmu, maka bersiap-siaplah apabila suatu saat nanti dia akan sepenuhnya bergantung kepada kita perihal ekonomi keuangan dan tanggung jawab itu sepenuhnya berada di pundakmu.

 

Keduanya mempunyai sisi baik dan buruknya masing-masing.

Apabila pada tahapan pertama, yang dapat mencari uang sendiri dan mandiri sudah dipastikan mempunyai prinsip dan pegangannya sendiri. Terkadang dirinya berani memberontak apabila keputusanmu tidak tepat di matanya. Dirimu otomatis harus bersiap apabila terkadang dirimu ada dalam kendalinya.

Bisa dipastikan, perempuan dengan tipe ini sewaktu waktu dapat membuatmu merasa menjadi be a man!

Namun,- jika pada suatu hari finansialmu terbentuk, setidaknya kita masih mempunyai harapan untuk membeli kebutuhan.

Seringkali terdapat individu yang membenci sekali dengan model perempuan seperti ini, seolah-olah harga dirinya terasa diinjak-injak.

Untuk tipe yang kedua merupakan wanita penurut yang akan sepenuh jiwa mengabdikan hidupnya hanya untukmu seorang, yang membuat kita benar-benar merasakan sebagai sosok sejati seorang laki-laki . Apabila kita memerintah untuk berputar dia berputar layaknya akang gendang,dengan sifatnya yang penurut membuat kita merasa apabila kita mempunyai kendali penuh atas dirinya, seolah-olah mengakui bahwa kita sesosok laki-laki yang sejati.

Tapi pada sisi negatifnya, pada suatu saat apabila terbentur, pada rezeki yang kita miliki tak semanis waktu dahulu, semuanya harus kita tanggung sendiri untuk mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga.


0 komentar:

Post a Comment

Translate

RSS Feed

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Dark Mode

Popular Posts