Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang sisi personality karakter seorang individu. Saya akan menjawab pertanyaan tersebut dari berbagai sudut pandang berdasarkan pengalaman yan saya alami. Semoga membantu para pembaca dimanapun kalian berada. Silahkan ditambahkan beberapa point dan argumen apabila ingin berpendapat (opini).

Individu Introvert

Pendapat utama saya tentang hal demikian adalah Menjadi Introvert itu Tidak Salah dan Tidak Juga Harus Dihilangkan.

Individu Introvert

Berikut ini beberapa uraian pendapat penulis tentang personality bernama introvert:

1.     Menjadi introvert itu tidak salah, belum tentu kepribadian ekstrovert itu lebih baik dari pada introvert begitu pula sebaliknya.


2.     Seorang kepribadian introvert salah satunya memiliki sisi dunia sendiri yang belum tentu orang lain bisa memahami akan dunianya. Sehingga kebanyakan orang yang menghakimi bahwa kepribadian introvert itu tidak menyukai dengan kerumuman yang bersifat ramai dan riuh. Bukan karena tidak menyukai namun dilain sisi memiliki preferensi bahwa seorang introvert mempunyai dunia sendiri.


3.     Seorang kepribadian introvert biasanya memiliki sisi preferensi untuk menghabiskan sebagian besar waktu luangnya untuk menikmati dan menekuni hobby, kegemaran dan hal-hal yang diminatinya secara sendirian. Misalnya saja: menghabiskan waktu di akhir pecan (weekend) dengan menulis sebuah blog atau sekadar menikmati alunan musik di taman yang sepi.


4.     Banyak yang menafsirkan bahwa seorang kepribadian introvert bukan berarti sombong karena kurang berminat dalam berkumpul ataupun berorganisasi yang melibatkan orang banyak, hanya saja karena pada diri mereka memiliki preferensi lebih memilih hubungan secara one to one yang tidak melibatkan banyak orang pada satu lingkungan. Biasanya muncul perasaan ragu, grogi, dan tidak nyaman apabila harus terus dipaksa berpartisipasi dengan orang banyak.


5.     Kepribadian introvert dan ekstrovert memiliki keunikan masing-masing, sehingga opini mengenai kepribadian introvert itu hal yang salah adalah kurang tepat.Seorang introvert memiliki dunianya sendiri yang diciptakannya dan ekstrovert memiliki dunianya sendiri.


6.     Seharusnya para orang tua di Indonesia juga harus memahami akan kondisi anak-anaknya, apabilla dalam kasus ternyata anaknya seorang  yang memiliki kepribadian introvert, tidak dapat dipungkiri memang tumbuh di lingkungan sosial kemasyarakatan yang selalu dalam kondisi guyub rukun seperti di negara kita tercinta Indonesia ini yang setiap hal selalu dilakukan dengan kemasyarakatan secara bersama-sama itu bukan hal yang mudah. Harus berulang kali dari pihak orang tua menjadi fasilitator untuk si anak dan lingkungan yang selalu menuntutnya.


7.     Seorang anak yang mempunyai kepribadian introvert dapat diketahui tanda-tandanya sejak dari kecil, namun hal demikian tidak mutlak berlaku sepenuhnya, dia lebih memilih bermain dengan mainan-mainan milik pribadinya yang tidak banyak melibatkan interaksi dengan banyak orang. Dirinya menyukai bermain bersama teman melainkan bukan grup bermain dalam skala yang besar.


8.     Pihak orang tua juga dituntut memahami perasaan seorang anak yang berkepribadian introvert, tidak perlu untuk memaksakan harus seperti ini dan itu seperti layaknya anak ekstrovert. Mengenali dan memahami, justru pada kasus nyata apabila hal tersebut dipaksakan biasanya si anak introvert akan terkena perundungan.


9.     Selama ini masyarakat selalu menjustifikasi bahwa individu dengan kepribadian introvert tidak akan dapat berkembang, susah dalam mencari pekerjaan. Jawabannya yakni kurang tepat. Salah salah jalan keluar untuk menangkis tindakan penghakiman tersebut adalah dengan Mengelola Sisi Kepribadian dari Seorang Introvert.


10.  Mengelola Kepribadian seorang Introvert adalah dengan mendeteksi bakat-bakat yang muncul sejak usia dini, apakah dirinya berbakat dibidang melukis, menulis, bermain musik dan lain sebagainya.


11.  Untuk pekerjaan untuk individu dengan kepribadian introvert: Penginput data, analis data, akuntan, pelukis, editor video, programmer, desain grafis, translator bahasa, peneliti, fotografer, pustakawan, apoteker dan masih banyak lagi lainnya.


12.  Karena setiap roda perputaran bisnis sebuah perusahaan bukan hanya membutuhkan individu ekstrovert untuk bekerja pada bidang pelayanan umum yang berada didepan meja,namun dilain sisi juga membutuhkan sosok yang lain yaitu seorang introvert untuk bekerja pada bidang-bidang di belakang layar.


13. Dimulai dari sekarang untuk menanamkan mindset bahwa seorang introvert itu tidak salah, namun justru menjadi karunia dan berkat dari Tuhan Yang Maha Esa yang harus dikelola dengan baik dan benar.


14. Menikmati waktu kita selama masih diberikan sebuah karunia waktu, entah itu kita dalam menghabiskan harus pergi bersama teman-teman sepermainan ataupun menikmati waktumu sendirian di dalam kamar. Nikmati setiap momen yang berjalan karena ini hidup kita bukan hidup mereka.


15. Semangat untuk kita yang seorang yang introvert, sewaktu usia kecil saya seorang yang mempunyai kepribadian introvert dan saya berhasil mengelolanya dengan baik dan benar sehingga hal ini kesemuanya adalah karunia dan berkat dari Tuhan Yang Maha Esa. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para pembaca dimanapun kalian berada.

 


0 komentar:

Post a Comment

Translate

RSS Feed

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Dark Mode

Popular Posts